Tuesday, July 7, 2009

.:: Disable Apparmor ::.

Apparmor adalah aplikasi yang secara default terinstall di dalam beberapa distribusi linux, biasanya Debian derivative. Aplikasi ini setara dengan SElinux yang sering kita jumpai di beberapa distribusi Redhat derivative. Aplikasi ini berfungsi untuk meningkatkan security bawaan dari distribusi,tapi lebih banyak membuat masalah bila konfigurasinya salah. Bila merasa terganggu dengan adanya aplikasi ini (seperti saya), matikan saja service yang berjalan lalu matikan juga servicenya ketika startup, begini caranya :
  1. $sudo /etc/init.d/apparmor stop
  2. $sudo update-rc.d -f apparmor remove
Ya..begitu saja kok..


Selengkapnya....

.:: PGP error ::.

W: GPG error: http://ppa.launchpad.net jaunty Release: The following signatures couldn't be verified because the public key is not available: NO_PUBKEY 632D16BB0C713DA6
W: You may want to run apt-get update to correct these problems

Itulah pesan error ketika menambahkan repository ppa untuk paket InstantBird , lalu gimana untuk solving nya..? gampang aja, tinggal cari keyserver dari keyserver.ubuntu.com , berikut caranya :
  1. Ambil 8 digit string dari NO_PUBKEY yang ditampilkan pesan error, contoh : 0C713DA6
  2. Ketikan : $gpg --keyserver keyserver.ubuntu.com --recv 0C713DA6 , perintah ini untuk mengimport keyserver.
  3. Ketikan : $gpg --export --armor 0C713DA6 , untuk melihat isi PGP Public Key.
  4. Ketikan : $gpg --export 0C713DA6 | sudo apt-key add - , ini untuk meng-export key ke dalam system.J
  5. Jalankan kembali perintah : $sudo apt-get update.
Dapat dipastikan pesan error itu sudah hilang.


Selengkapnya....

Thursday, July 2, 2009

.:: Koneksi VPN dengan Hamachi ::.

Hamachi merupakan salah satu aplikasi untuk koneksi VPN . Kalau diperhatikan alur koneksinya, ketika tersambung kita tidak langsung konek secara peer to peer dengan host yang dituju, tapi melalui gateway yang disediakan oleh server Hamachi dengan membentuk group dan kita daftarkan host yang ingin digabungkan. Kalau mau tau lebih lengkap tentang hamachi bisa meluncur ke sini atau disini, soalnya gw juga gak tau banyak, he..he..10x. Disini gw cuma mau nulis tentang cara instalasi dan operasi standard nya diatas Linux Ubuntu 8.04 :
  1. Download Hamachi.
  2. Extract di folder yang diinginkan. #tar -zxvf hamachi-0.9.9.9-20-lnx.tar.gz -C folder_yang_dituju
  3. Buka terminal dan masuk ke directory hasil extract tadi.
  4. Dalam mode root , jalankan " make install ". Tunggu proses instalasi selesai.
  5. Ketikan " hamachi-init " untuk membuat identitas public dan private terenkripsi.
  6. Ketikan " tuncfg "
  7. Untuk memulainya ketik : " hamachi start " Untuk menjalakan service, sedangkan untuk menghentikan ketik " hamachi stop "
  8. Ketikkan " hamachi login " Untuk membuat account (pertama kali) atau untuk login.
  9. Ketikkan " hamachi join <network> " Untuk join ke network
  10. Ketikkan " hamachi go-online <network> " Untuk online di dalam network yang dimasuki.
  11. Ketikkan " hamachi get-nicks " Untuk mendownload memberlist yang ada di satu network
  12. Ketikkan " hamachi list " Untuk melihat daftar member yang tergabung dalam network.
  13. Download dan jalankan Hamachi GUI, bila ingin menjalankan hamachi lewat GUI x86 atau AMD64
Setelah login dan online di dalam network, coba anda ping ke sesama member, bila reply maka anda dapat berkomunikasi diantara host di dalam network.

NB : List lengkap dari command dan options dari hamachi diberikan di bawah ini.
Hamachi, a zero-config virtual private networking utility, ver 0.9.9.9-20

usage: hamachi [-c <cfg_path>] [command]

-c         overrides default configuration directory (~/.hamachi)
command    specifies an action. Can be one of the following -
             #  start [debug]
                  stop
             #  set-nick <nickname>
                  login
                  logout
             #  list
                 get-nicks
            #  create <network> [<password>]
                 delete <network>
                 evict  <network> <5.x.x.x>
             #  join   <network> [<password>]
                 leave  <network>
             #  go-online <network>
                 go-offline <network>

If no command is specified, hamachi displays its status including version,
pid, online status and the nickname


Selengkapnya....

Tuesday, June 30, 2009

.:: Update Pidgin v2.5.7 ::.

Sampai saat tulisan ini ditulis, Pidgin masih ngambek kalo pager server nya gak ditambahin cn atau modifikasi lainnya seperti yang saya tuliskan sebelumnya. Memang saya masih mempertahankan Pidgin v2.5.2. bawaan Hardy Heron, menurut teman-teman di milis bug ini bisa diselesaikan kalau kita meng-upgrade Pidgin kita ke versi 2.5.7. dan tak perlu memodifikasi seperti di tulisan sebelumnya . OK gak masalah lah, sekalian nyobain pidgin versi baru. Ok langsung aja cara upgrade Pidgin ke v2.5.7. ini :
  1. Masuk ke halaman download Pidgin v2.5.7 , disitu juga diterangkan bagaimana cara meng-upgradenya.
  2. Buka konsole atau terminal, lalu masuk ke mode root (kalu di saya)
  3. Lalu ketikan : #apt-key adv --recv-keys --keyserver keyserver.ubuntu.com 67265eb522bdd6b1c69e66ed7fb8bee0a1f196a8
  4. Ketikan kembali : #echo deb http://ppa.launchpad.net/pidgin-developers/ppa/ubuntu `lsb_release --short --codename` main | sudo tee /etc/apt/sources.list.d/pidgin-ppa.list.
    Ingat : Ketiikan perintah diatas satu baris.
  5. Lalu update source.list : #apt-get update
  6. Upgrade : #apt-get upgrade
  7. Jalankan kembali Pidgin nya.
Kalau masih ada yang isi pager server nya dengan cn.scs.msg.yahoo.com , coba kembalikan isinya dengan scs.msg.yahoo.com.

Selengkapnya....

Saturday, June 27, 2009

.:: Script Mirroring ::.

Di sini gw menuliskan bagaimana mirroring repo ubuntu dari server repo foss-id untuk digunakan dalam jaringan lokal menggunakan debmirror. Dan agar repo tetap update, kita menggunakan sebaris perintah debmirror yang menurut saya cukup panjang dan dimasukkan ke dalam penjadwalan proses (crontab). Kemudian terpikir gimana kalau dibuatkan script sederhana saja untuk dijalankan di dalam cron. Setelah sedikit berguru ke Google dan sedikit modifikasi, akhirnya tercipta skrip sederhana ini, coba ditelaah apakah ada yang salah :

#!/bin/bash
# Re-created by Norman Impol
# If needed, please modification this script

mirror=dl2.foss-id.web.id
root=ubuntu
method=http
dist=hardy,hardy-updates,hardy-security,hardy-proposed,hardy-backports,intrepid,intrepid-updates,intrepid-security,intrepid-proposed,intrepid-backports,jaunty,jaunty-updates,jaunty-security,jaunty-proposed,jaunty-backports,karmic,karmic-updates,karmic-security,karmic-proposed,karmic-backports
seksi=main,restricted,universe,multiverse
arch=i386
ke=/media/mirror-ubuntu
log=/var/log/mirror.log

if [ ! -f `which debmirror` ]; then
    echo "No debmirror found, use aptitude install debmirror"
    exit 1
fi

/usr/bin/debmirror --nosource --progress -m --passive \
--ignore-release-gpg \
--ignore-missing-release \
--host=$mirror --root=$root/ \
--method=$method --dist=$dist \
--section=$seksi --arch=$arch \
$ke > $log
Save skrip dengan nama debmirror.sh, dan berikan permission executable (+x), sertakan juga dalam penjadwalan proses (cron). Skrip ini sudah gw pergunakan selama 2 minggu, dah berjalan dengan baik. Jadi kalau ada penambahan disana-sini sesuaikan dengan kebutuhan.

Selengkapnya....

Sunday, June 21, 2009

.:: Pidgin Ngambek ::.

Sempet dari 2 hari yang lalu mau YM-an lewat Pidgin,kok gak bisa login yah..!, sementara dari aplikasi Messenger aslinya bisa,gw kirain masalah di jaringan atau koneksi internetnya yang dudul, tapi browsing kok mau. Langsung berangkat bertanya pada milis id-ubuntu, dan ternyata teman-teman yang lain juga mengalami hal yang serupa. Dan dari beberapa teman yang mengalami hal yang serupa, ada yang memberikan sedikit tips agar bisa ber YM-an ria kembali menggunakan Pidgin, so ada beberapa cara, pilih salah satu aja ya:
  1. Pidgin --> Accounts --> Manage Accounts --> Pilih Account Yahoo --> Modify --> Pilih tab Advanced --> Tambahkan pada pager server "cn" di depan alamat default, sehingga menjadi cn.scs.msg.yahoo.com.
  2. Masih di tab Pager server, ubah alamat default menjadi cs101.msg.mud.yahoo.com (alternative).
  3. Ubah IP menjadi 66.163.181.189 atau 66.163.181.106 
Screenshot dibawah ini saya ambil dengan mengikuti cara yang pertama.

Gak tau ya, apa server default yang terlist ini sedang error atau apa, yang penting dengan cara ini si Pidgin gak ngambek lagi dan gw bisa cetingan lagi deh...

Selengkapnya....

Friday, June 19, 2009

.:: Mirroring Repository Live Ubuntu dengan Debmirror ::.

Kalau kemaren saya menulis membuat server repo lokal dengan DVD ISO Ubuntu Jaunty sejumlah 6 keping, kali ini saya akan menjelaskan mirroring dengan debmirror (software pembuat mirror) . Sebenarnya paket untuk mirroring ini tidak hanya debmirror saja, sebut saja rsync atau apt-mirror bisa juga sebagai alternatif. Keunggulan dari debmirror adalah paket ini bisa memilih versi ubuntu mana yang kita ingin mirror sesuai kebutuhan, misal kita hanya ingin me-mirrorkan versi hardy saja, kita cukup mendeklarasikan pada option --dist=hardy,hardy-updates,hardy-security,hardy-proposed,hardy-backports, otomatis yang terbentuk di server kita adalah paket-paket repository hardy saja, kalau menggunakan rsync akan mensinkronikasikan semua isi folder secara rekursif (CMIIW).

Satu lagi keuntungan menggunakan mirorring repo seperti ini, kita akan mendapatkan update paket-paket yang bersesuaian dengan server repo yang kita mirror, gak perlu panjang lebar lagi langsung aja kita bangun mirror kita, yang kita butuhkan antara lain :
  1. Koneksi Internet dengan bandwidth yang lumayan.
  2. Freespace di hardisk yang banyak (dalam kasus ini saya menggunakan 100GB).
Lalu implemenstasinya,
  1. Buat direktory mirror, saya taruh dibawah /media --> #mkdir /media/mirror-ubuntu
  2. Install paket debmirror --> #apt-get install debmirror
  3. Ketikkan perintah ini --> #debmirror --nosource --progress -m --host=dl2.foss-id.web.id --root=ubuntu --method=http --dist=hardy,hardy-updates,hardy-security,hardy-proposed,hardy-backports,intrepid,intrepid-updates,intrepid-security,intrepid-proposed,intrepid-backports,jaunty,jaunty-updates,jaunty-security,jaunty-proposed,jaunty-backports,karmic,karmic-updates,karmic-security,karmic-proposed,karmic-backports --section=main,restricted,multiverse,universe --arch=i386 /media/mirror-ubuntu --ignore-release-gpg --ignore-missing-release  > /var/log/mirror.log                                                          Ket : dalam kasus ini, saya mencoba memirror-kan repo ubuntu versi hardy,intrepid,jaunty,dan karmic dan mengaktifkan semua section dan arsitektur yang saya pilih hanya untuk Intel 368. Semua aktifitas mirror tercatat pada file mirror.log . Sekedar untuk catatan, proses ini memakan waktu sampai 5 hari, dalam kasus saya.
  4. Agar repository tetap update, proses mirroring ini saya crontab, dan saya jalankan setiap jam 8.05 malam. Ketik crontab -e dan ketikkan seperti pada point 5.
  5. 05 20 * * *    /usr/bin/debmirror --nosource --progress -m --host=dl2.foss-id.web.id --root=ubuntu --method=http --dist=hardy,hardy-updates,hardy-security,hardy-proposed,hardy-backports,intrepid,intrepid-updates,intrepid-security,intrepid-proposed,intrepid-backports,jaunty,jaunty-updates,jaunty-security,jaunty-proposed,jaunty-backports,karmic,karmic-updates,karmic-security,karmic-proposed,karmic-backports --section=main,restricted,multiverse,universe --arch=i386 /media/mirror-ubuntu --ignore-release-gpg --ignore-missing-release  > /var/log/mirror.log
  6.  Untuk dapat diakses dari web installasikan web server. #apt-get install apache2 apache2-doc apache2-mpm-prefork apache2-utils apache2-suexec libexpat1 ssl-cert
  7. Buat alias di apache2.conf (/etc/apache/apache2.conf), kira2 seperti ini isinya :
           Alias /ubuntu “/media/mirror-ubuntu”
           Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
           AllowOverride None
           Order allow,deny
           Allow from all

Sampai disini selesai pembuataan mirroring, untuk melihat susunan repo yang terbentuk, akses lewat browser, ketikkan http://localhost/.

kemudian untuk client tinggal mengarahkan saja repositorynya ke ip server tersebut, sesuai dengan versi ubuntunya.


Selengkapnya....

Monday, June 15, 2009

.:: Repo lokal dari DVD ::.

Sebenernya udah banyak yang tau mbikin ini, tapi sekedar catetan buat gw aja lah. Repo yang gw buat adalah rilis Jaunty Jackalope (JJ), space yang dibutuhkan sekitar 25 GB :
  • Download ISO DVD Repo Jaunty Jackalope (6 buah ) dari foss-id di sini. Jangan lupa memcocokkan md5 nya.
  • Agar dapat diakses dari web, instalasikan web server. #apt-get install apache2 apache2-doc apache2-mpm-prefork apache2-utils apache2-suexec libexpat1 ssl-cert
  • Buat folder untuk meletakkan hasil mounting dari ISO DVD (disini menggunakan /media/), agar mudah menyusun buat urutan berdasarkan angka :
# mkdir /media/repo/1
# mkdir /media/repo/2
# mkdir /media/repo/3
# mkdir /media/repo/4
# mkdir /media/repo/5
# mkdir /media/repo/6

  • Mounting file ISO DVD ke folder yang sudah disiapkan :
#mount -t iso9660 -o loop /media/Data/Repo\ Jaunty/ubuntu-9.04-repository-i386-1_contrib.iso /media/repo/1/
#mount -t iso9660 -o loop /media/Data/Repo\ Jaunty/ubuntu-9.04-repository-i386-2_contrib.iso /media/repo/2/
#mount -t iso9660 -o loop /media/Data/Repo\ Jaunty/ubuntu-9.04-repository-i386-3_contrib.iso /media/repo/3/
#mount -t iso9660 -o loop /media/Data/Repo\ Jaunty/ubuntu-9.04-repository-i386-4_contrib.iso /media/repo/4/
#mount -t iso9660 -o loop /media/Data/Repo\ Jaunty/ubuntu-9.04-repository-i386-5_contrib.iso /media/repo/5/
#mount -t iso9660 -o loop /media/Data/Repo\ Jaunty/ubuntu-9.04-repository-i386-6_contrib.iso /media/repo/6/

  • Agar dapat diakses dari web, buat alias di apache2.conf ( /etc/apache2/apache2.conf ) , kira2 seperti ini isinya :
Alias /repo1 "/media/repo/1"
<Directory "/media/repo/1">
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>

Alias /repo2 "/media/repo/2"
<Directory "/media/repo/2">
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>

Alias /repo3 "/media/repo/3"
<Directory "/media/repo/3">
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>

Alias /repo4 "/media/repo/4"
<Directory "/media/repo/4">
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>

Alias /repo5 "/media/repo/5"
<Directory "/media/repo/5">
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>

Alias /repo6 "/media/repo/6"
<Directory "/media/repo/6">
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>
  • Restart service apache2 : #/etc/init.d/apache2 restart
  • Testing lewat browser dan coba akses http://localhost/repo1 sampai http://localhost/repo6 , kalo bisa syukur..
  • Repo lokal siap digunakan dan untuk mengaksesnya edit file sources.list, dan tambahkan beberapa baris berikut :
deb http://ip_server_repo/repo1 jaunty main restricted
deb http://ip_server_repo/repo2 jaunty main multiverse restricted
deb http://ip_server_repo/repo3 jaunty universe
deb http://ip_server_repo/repo4 jaunty universe
deb http://ip_server_repo/repo5 jaunty universe
deb http://ip_server_repo/repo6 jaunty universe

NB :
Susunan isi repo DVD setiap release berbeda-beda, untuk lebih jelas tentang susunan DVD Repo per release, silahkan merujuk ke sini.

Selengkapnya....

Wednesday, June 10, 2009

.:: Memperkecil Icon di Ubuntu ::.

Gak pake lama, langsung aja caranya :

-- Untuk Icon di Desktop :
  • Klik kanan pada Icon, pilih Stretch Icon, akan muncul kotak untuk memperbesar atau memperkecil Icon, dorong ke kiri atas untuk memperkecil.
  • Untuk mengembalikan Icon ke ukuran semula, klik kanan pada Icon, pilih Restore Icon's Original Size.
-- Untuk Icon di Nautilus :
  • Tekan tombol Ctrl + Scroll , atau
  • Menu Edit --> Preferences , pada bagian Icon View Defaults, perkecil nilai Default Zoom Level (default 100%) , dan centang pada Use Compact Layout.

Selengkapnya....

Monday, June 8, 2009

.:: Membuat alias command ::.

Dalam GNU/Linux sudah disediakan secara default fitur alias. Alias merupakan perintah lain berupa string baru yang mengatasnamakan perintah yang digantikan. Misal kita ingin mengkopi file : #cp  <file>.xxx  <tujuan_file>.xxx  , perintah ini dapat digantikan misal : #kopi <file>.xxx  <tujuan_file>.xxx , untuk dapat melakukan hal tersebut kita harus mengaliaskan perintah cp dengan string kopi.

-- Untuk command membuat alias adalah

#alias <string_baru> = ‘<perintah_yang_ingin_dialiaskan>’

Contoh :
#alias kopi = ‘cp’

Agar persistent sewaktu mesin di restart, maka kita dapat tambahkan alias yang baru kita buat dengan editor kesayangan anda kedalam file .bashrc (/home//.bashrc> , setelah itu identifier ulang :

#source /home//.bashrc

Setelah restart kita dapat menggunakan alias yang kita buat tadi.

NB : Sekedar taro catatan, kmaren coba bikin alias yang destination nya berupa folder. dibawah ini scriptnya dan ditambahkan kedalam file .bashrc 

export DIR_MAKNYUS=/media/Data/DR.SEHAT/
alias uenak='cd $DIR_MAKNYUS'


Selengkapnya....