Sunday, June 21, 2009

.:: Pidgin Ngambek ::.

Sempet dari 2 hari yang lalu mau YM-an lewat Pidgin,kok gak bisa login yah..!, sementara dari aplikasi Messenger aslinya bisa,gw kirain masalah di jaringan atau koneksi internetnya yang dudul, tapi browsing kok mau. Langsung berangkat bertanya pada milis id-ubuntu, dan ternyata teman-teman yang lain juga mengalami hal yang serupa. Dan dari beberapa teman yang mengalami hal yang serupa, ada yang memberikan sedikit tips agar bisa ber YM-an ria kembali menggunakan Pidgin, so ada beberapa cara, pilih salah satu aja ya:
  1. Pidgin --> Accounts --> Manage Accounts --> Pilih Account Yahoo --> Modify --> Pilih tab Advanced --> Tambahkan pada pager server "cn" di depan alamat default, sehingga menjadi cn.scs.msg.yahoo.com.
  2. Masih di tab Pager server, ubah alamat default menjadi cs101.msg.mud.yahoo.com (alternative).
  3. Ubah IP menjadi 66.163.181.189 atau 66.163.181.106 
Screenshot dibawah ini saya ambil dengan mengikuti cara yang pertama.

Gak tau ya, apa server default yang terlist ini sedang error atau apa, yang penting dengan cara ini si Pidgin gak ngambek lagi dan gw bisa cetingan lagi deh...

Selengkapnya....

Friday, June 19, 2009

.:: Mirroring Repository Live Ubuntu dengan Debmirror ::.

Kalau kemaren saya menulis membuat server repo lokal dengan DVD ISO Ubuntu Jaunty sejumlah 6 keping, kali ini saya akan menjelaskan mirroring dengan debmirror (software pembuat mirror) . Sebenarnya paket untuk mirroring ini tidak hanya debmirror saja, sebut saja rsync atau apt-mirror bisa juga sebagai alternatif. Keunggulan dari debmirror adalah paket ini bisa memilih versi ubuntu mana yang kita ingin mirror sesuai kebutuhan, misal kita hanya ingin me-mirrorkan versi hardy saja, kita cukup mendeklarasikan pada option --dist=hardy,hardy-updates,hardy-security,hardy-proposed,hardy-backports, otomatis yang terbentuk di server kita adalah paket-paket repository hardy saja, kalau menggunakan rsync akan mensinkronikasikan semua isi folder secara rekursif (CMIIW).

Satu lagi keuntungan menggunakan mirorring repo seperti ini, kita akan mendapatkan update paket-paket yang bersesuaian dengan server repo yang kita mirror, gak perlu panjang lebar lagi langsung aja kita bangun mirror kita, yang kita butuhkan antara lain :
  1. Koneksi Internet dengan bandwidth yang lumayan.
  2. Freespace di hardisk yang banyak (dalam kasus ini saya menggunakan 100GB).
Lalu implemenstasinya,
  1. Buat direktory mirror, saya taruh dibawah /media --> #mkdir /media/mirror-ubuntu
  2. Install paket debmirror --> #apt-get install debmirror
  3. Ketikkan perintah ini --> #debmirror --nosource --progress -m --host=dl2.foss-id.web.id --root=ubuntu --method=http --dist=hardy,hardy-updates,hardy-security,hardy-proposed,hardy-backports,intrepid,intrepid-updates,intrepid-security,intrepid-proposed,intrepid-backports,jaunty,jaunty-updates,jaunty-security,jaunty-proposed,jaunty-backports,karmic,karmic-updates,karmic-security,karmic-proposed,karmic-backports --section=main,restricted,multiverse,universe --arch=i386 /media/mirror-ubuntu --ignore-release-gpg --ignore-missing-release  > /var/log/mirror.log                                                          Ket : dalam kasus ini, saya mencoba memirror-kan repo ubuntu versi hardy,intrepid,jaunty,dan karmic dan mengaktifkan semua section dan arsitektur yang saya pilih hanya untuk Intel 368. Semua aktifitas mirror tercatat pada file mirror.log . Sekedar untuk catatan, proses ini memakan waktu sampai 5 hari, dalam kasus saya.
  4. Agar repository tetap update, proses mirroring ini saya crontab, dan saya jalankan setiap jam 8.05 malam. Ketik crontab -e dan ketikkan seperti pada point 5.
  5. 05 20 * * *    /usr/bin/debmirror --nosource --progress -m --host=dl2.foss-id.web.id --root=ubuntu --method=http --dist=hardy,hardy-updates,hardy-security,hardy-proposed,hardy-backports,intrepid,intrepid-updates,intrepid-security,intrepid-proposed,intrepid-backports,jaunty,jaunty-updates,jaunty-security,jaunty-proposed,jaunty-backports,karmic,karmic-updates,karmic-security,karmic-proposed,karmic-backports --section=main,restricted,multiverse,universe --arch=i386 /media/mirror-ubuntu --ignore-release-gpg --ignore-missing-release  > /var/log/mirror.log
  6.  Untuk dapat diakses dari web installasikan web server. #apt-get install apache2 apache2-doc apache2-mpm-prefork apache2-utils apache2-suexec libexpat1 ssl-cert
  7. Buat alias di apache2.conf (/etc/apache/apache2.conf), kira2 seperti ini isinya :
           Alias /ubuntu “/media/mirror-ubuntu”
           Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
           AllowOverride None
           Order allow,deny
           Allow from all

Sampai disini selesai pembuataan mirroring, untuk melihat susunan repo yang terbentuk, akses lewat browser, ketikkan http://localhost/.

kemudian untuk client tinggal mengarahkan saja repositorynya ke ip server tersebut, sesuai dengan versi ubuntunya.


Selengkapnya....

Monday, June 15, 2009

.:: Repo lokal dari DVD ::.

Sebenernya udah banyak yang tau mbikin ini, tapi sekedar catetan buat gw aja lah. Repo yang gw buat adalah rilis Jaunty Jackalope (JJ), space yang dibutuhkan sekitar 25 GB :
  • Download ISO DVD Repo Jaunty Jackalope (6 buah ) dari foss-id di sini. Jangan lupa memcocokkan md5 nya.
  • Agar dapat diakses dari web, instalasikan web server. #apt-get install apache2 apache2-doc apache2-mpm-prefork apache2-utils apache2-suexec libexpat1 ssl-cert
  • Buat folder untuk meletakkan hasil mounting dari ISO DVD (disini menggunakan /media/), agar mudah menyusun buat urutan berdasarkan angka :
# mkdir /media/repo/1
# mkdir /media/repo/2
# mkdir /media/repo/3
# mkdir /media/repo/4
# mkdir /media/repo/5
# mkdir /media/repo/6

  • Mounting file ISO DVD ke folder yang sudah disiapkan :
#mount -t iso9660 -o loop /media/Data/Repo\ Jaunty/ubuntu-9.04-repository-i386-1_contrib.iso /media/repo/1/
#mount -t iso9660 -o loop /media/Data/Repo\ Jaunty/ubuntu-9.04-repository-i386-2_contrib.iso /media/repo/2/
#mount -t iso9660 -o loop /media/Data/Repo\ Jaunty/ubuntu-9.04-repository-i386-3_contrib.iso /media/repo/3/
#mount -t iso9660 -o loop /media/Data/Repo\ Jaunty/ubuntu-9.04-repository-i386-4_contrib.iso /media/repo/4/
#mount -t iso9660 -o loop /media/Data/Repo\ Jaunty/ubuntu-9.04-repository-i386-5_contrib.iso /media/repo/5/
#mount -t iso9660 -o loop /media/Data/Repo\ Jaunty/ubuntu-9.04-repository-i386-6_contrib.iso /media/repo/6/

  • Agar dapat diakses dari web, buat alias di apache2.conf ( /etc/apache2/apache2.conf ) , kira2 seperti ini isinya :
Alias /repo1 "/media/repo/1"
<Directory "/media/repo/1">
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>

Alias /repo2 "/media/repo/2"
<Directory "/media/repo/2">
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>

Alias /repo3 "/media/repo/3"
<Directory "/media/repo/3">
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>

Alias /repo4 "/media/repo/4"
<Directory "/media/repo/4">
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>

Alias /repo5 "/media/repo/5"
<Directory "/media/repo/5">
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>

Alias /repo6 "/media/repo/6"
<Directory "/media/repo/6">
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>
  • Restart service apache2 : #/etc/init.d/apache2 restart
  • Testing lewat browser dan coba akses http://localhost/repo1 sampai http://localhost/repo6 , kalo bisa syukur..
  • Repo lokal siap digunakan dan untuk mengaksesnya edit file sources.list, dan tambahkan beberapa baris berikut :
deb http://ip_server_repo/repo1 jaunty main restricted
deb http://ip_server_repo/repo2 jaunty main multiverse restricted
deb http://ip_server_repo/repo3 jaunty universe
deb http://ip_server_repo/repo4 jaunty universe
deb http://ip_server_repo/repo5 jaunty universe
deb http://ip_server_repo/repo6 jaunty universe

NB :
Susunan isi repo DVD setiap release berbeda-beda, untuk lebih jelas tentang susunan DVD Repo per release, silahkan merujuk ke sini.

Selengkapnya....

Wednesday, June 10, 2009

.:: Memperkecil Icon di Ubuntu ::.

Gak pake lama, langsung aja caranya :

-- Untuk Icon di Desktop :
  • Klik kanan pada Icon, pilih Stretch Icon, akan muncul kotak untuk memperbesar atau memperkecil Icon, dorong ke kiri atas untuk memperkecil.
  • Untuk mengembalikan Icon ke ukuran semula, klik kanan pada Icon, pilih Restore Icon's Original Size.
-- Untuk Icon di Nautilus :
  • Tekan tombol Ctrl + Scroll , atau
  • Menu Edit --> Preferences , pada bagian Icon View Defaults, perkecil nilai Default Zoom Level (default 100%) , dan centang pada Use Compact Layout.

Selengkapnya....

Monday, June 8, 2009

.:: Membuat alias command ::.

Dalam GNU/Linux sudah disediakan secara default fitur alias. Alias merupakan perintah lain berupa string baru yang mengatasnamakan perintah yang digantikan. Misal kita ingin mengkopi file : #cp  <file>.xxx  <tujuan_file>.xxx  , perintah ini dapat digantikan misal : #kopi <file>.xxx  <tujuan_file>.xxx , untuk dapat melakukan hal tersebut kita harus mengaliaskan perintah cp dengan string kopi.

-- Untuk command membuat alias adalah

#alias <string_baru> = ‘<perintah_yang_ingin_dialiaskan>’

Contoh :
#alias kopi = ‘cp’

Agar persistent sewaktu mesin di restart, maka kita dapat tambahkan alias yang baru kita buat dengan editor kesayangan anda kedalam file .bashrc (/home//.bashrc> , setelah itu identifier ulang :

#source /home//.bashrc

Setelah restart kita dapat menggunakan alias yang kita buat tadi.

NB : Sekedar taro catatan, kmaren coba bikin alias yang destination nya berupa folder. dibawah ini scriptnya dan ditambahkan kedalam file .bashrc 

export DIR_MAKNYUS=/media/Data/DR.SEHAT/
alias uenak='cd $DIR_MAKNYUS'


Selengkapnya....

Thursday, June 4, 2009

.:: phpsysinfo ::.

phpSysinfo adalah sebuah aplikasi yang berfungsi menampilkan seluruh resources yang ada dalam PC kita. Semua informasi yang didapat diparsing dari /proc kemudian ditampilkan diatas web browser. Macam-macam informasi yang ditampilkan seperti Uptime (waktu life PC), CPU, Memory, SCSI, IDE, PCI, Ethernet, Floppy, Video Card, dll. Disediakan juga beberapa template menarik agar tidak membosankan sewaktu membacanya.

-- Instalasi

Karena sudah tersedia dalam repository, maka tinggal : $sudo apt-get install phpsysinfo
Setelah instalasi, semua file otomatis terletak di /var/www/phpsysinfo .

-- Cara Mengakses
Karena aplikasi ini berbasi web, maka kita harus membuka web browser kita dan arahkan URL nya ke http://ip_address_server/phpsysinfo/ . Akan muncul semua informasi resources PC anda dalam browser. Sedangkan dibawah ini, screen pada PC saya (Gambarnya agak kabur karena harus meyesuaikan dengan template blog neh, klo mau lihat full klik kanan pada gambar lalu klik view images)



Selengkapnya....

Saturday, May 30, 2009

.:: Skrip backup MySQL ::.

Iseng coba belajar bikin-bikin skrip sederhana buat backup MySQL dan nanti dipadukan ama anacron (biar cronjobs gtu), ya... masih simple banget seh, mungkin kalo ada yang kurang bisa dicomment dengan senang hati...

#!/bin/bash

DBASE="ALL_DBASE"
BACKUP_DIR="/home/norman/Desktop"
DATE=`date +%F_%H-%M-%S`
echo "Backing up MySQL databases..."
mysql --defaults-file=/etc/mysql/debian.cnf --batch --skip-column-names -e "show databases" |
while read DB ; do
    echo Dumping "${DB}" ...
    mysqldump --defaults-file=/etc/mysql/debian.cnf --all-databases --add-drop-table "${DBASE}" | gzip -c > "${BACKUP_DIR}/${DBASE}.${DATE}.sql.gz"
done
NB : Gw jadwalin jam 1 dia running, lumayan juga dah mulai coba diterapin dan gak ada masalah, akhirnya bisa juga malem tidur...he..he...

Selengkapnya....

Friday, May 22, 2009

.:: Kirim Email lewat Telnet ::.

Sekedar naruh catatan aja, cara ini untuk mengirim email lewat telnet ke SMTP server mail dengan kondisi dilakukan pada host local dengan menggunakan MTA Postfix.
norman@norman:~$ telnet localhost 25 -->Telnet mail server
Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.
Escape character is '^]'.
220 norman.local ESMTP Postfix (Ubuntu)
helo localhost                                                -->Inisialisasi  
250 norman.local
mail from:norman@norman.local          -->alamat Sender
250 2.1.0 Ok
rcpt to:norman_crops@yahoo.co.id     -->alamat receiver
250 2.1.5 Ok
data                                                         --->body email
354 End data with <CR><LF>.<CR><LF>
Subject:Email test,Ignore it
Ini hanya email test...
.250 2.0.0 Ok: queued as 5D46332342
Ok...itu aja

Selengkapnya....

.:: Install Webmin ::.

Apa yang terpikir kalau mendengar kata WEBMIN apakah Web Administration. Yap..menurut gw juga begitu, menurut situs webnya " Webmin is a web-based interface for system administration for Unix. Using any modern web browser, you can setup user accounts, Apache, DNS, file sharing and much more. Webmin removes the need to manually edit Unix configuration files like /etc/passwd, and lets you manage a system from the console or remotely. ". Jadi mudahnya, Webmin ini untuk memanage semua resource dari system via web browser, sesuatu yang menyenangkan, setidaknya menurut gw. Kali ini gw akan coba mendokumentasi cara install Webmin di Ubuntu 8.04.2 yang kemaren gw coba di PC. Berikut step by step nya :

-- Install dependency Webmin terlebih dahulu
  • sudo apt-get install libmd5-perl libnet-ssleay-perl libauthen-pam-perl libio-pty-perl dnsmasq openssl
-- Download file binary Webmin di sini , disana disertakan file-file binary instalasi untuk Debian Derived, RedHat Derived, Solaris, ataupun langsung dari source. Untuk hal ini, kita perlu paket .deb , so..bisa langsung klik di sini .

-- Jalakan file installer yang telah didownload tadi, bisa menggunakan :
  • Klik ganda pada file installer, atau
  • dpkg -i webmin_1.470_all.deb 
--  Jika tidak ada masalah pada tahap instalasi, buka browser dan ketiikan https://host-anda:10000
    username : root
    password  : password-root-anda

--- Selesai --

Selengkapnya....

Friday, May 15, 2009

.:: Sharing FIle dengan NFS ::.

NFS atau Network File System adalah adalah sebuah kumpulan protokol yang digunakan untuk mengakses beberapa sistem berkas melalui jaringan, berjalan diatas platform UNIX, GNU/Linux, Microsoft Windows, dan lingkungan mainframe, dikembangkan oleh SUN MICROSYSTEM. NFS diimplementasikan sebagai sebuah sistem client/server yang menggunakan perangkat lunak NFS server dan NFS client yang berjalan di atas workstation. NFS Server akan menggunakan protokol NFS untuk mengekspor sistem berkas yang dimilikinya kepada klien NFS agar dapat dibaca ole klien, seolah-olah sistem berkas remote tersebut merupakan sistem berkas yang dimiliki oleh klien secara lokal. NFS bekerja(listening) pada port 2049, NFS biasanya beroperasi pada platform UNIX, sementara Windows menggunakan protokol berbagi-berkas yang disebut sebagai Server Message Block (SMB) dalam hal ini biasa menggunakan software yang bernama SAMBA untuk masing-masing file system dapat saling berkomunikasi antara platform UNIX dan Windows.

Disini gw akan coba membuat NFS Server dan sedikit setingan pada NFS Client untuk aktifitas berbagi pakai file yang ada di komputer server, seperti biasa Distro yang dipakai adalah Ubuntu Jaunty, paket yang dibutuhkan antara lain :

   1. nfs-kernel-server
   2. nfs-common
   3. portmap

Disini gw akan membuat 2 buah file settingan yaitu di NFS server dan NFS Client.


-- Konfigurasi pada Server (ex : 10.10.10.1)

Install paket-paket nya :
$sudo apt-get install nfs-kernel-server nfs-common portmap

Tentukan Folder yang mana saja yang ingin di share, IP pengakses, beserta hak si pengakses. Ini semua di edit di file /etc/exports, buka dengan editor kesayangan anda :
$sudo nano /etc/exports , lalu tambahkan pada baris paling bawah

/home/norman/Desktop   10.10.10.7(rw,sync)

Statement diatas mendefinisikan direktori yang akan diakses oleh komputer dengan IP 10.10.10.7 dengan mode akses untuk direktori (read dan write dan syncronise), tambahkan folder yang ingin di share yang lainnya . Jika sudah selesai, simpan dan restart server NFS dengan cara:

$sudo /etc/init.d/nfs-kernel-server restart

Aktifkan fle yang akan diexport tadi, cara :

$sudo exportfs -a

Sampai disini instalasi untuk Server telah selesai


-- Konfigurasi pada Client (ex : 10.10.10.7)

Install paket-paket nya :
$sudo apt-get install nfs-common portmap

Mounting file system NFS Server :

sudo mkdir /media/nfs
$sudo mount.nfs  10.10.10.1:/home/norman/Desktop  /media/nfs

Setelah itu restart daemon NFS nya :
$sudo /etc/init.d/portmap restart
$sudo /etc/init.d/nfs-common restart

Agar setiap kali system restart, gak usah mounting ulang lagi, tambahkan konfigurasinya pada /etc/fstab , cara :
$sudo nano /etc/fstab , tambahkan pada baris paling bawah :

10.10.10.1:/home/norman/Desktop   /media/nfs   nfs  rsize=8192,wsize=8192,timeo=14,intr

Setelah itu reboot PC nya.
--Selesai--

Selengkapnya....